Oleh:
Erna Kusuma Astuti, S.E. (Guru PKWU dan Ekonomi SMA Negeri 1 Wuryantoro Kabupaten Wonogiri)

Pada era globalisasi ini, peserta didik harus mampu mengembangkan pengetahuan dan kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman utamanya di abad ke-21. Mereka dituntut untuk mampu mengkolaborasikan pemahaman yang mereka miliki terkait materi pembelajaran sehingga memunculkan kemampuan untuk berpikir kritis dan kreatif terhadap keilmuan tersebut di negara kita perlu menjadi perhatian. Selain peserta didik yang dituntut juga pendidik untuk dapat melaksanakan pembelajaran secara sistematis yang berpedoman pada kurikulum agar tidak terjadi kemrosotan mutu pendidikan. Pendidik juga harus dapat memilih dan menerapkan model pemvelajaran yang bervariasi, berinovatif dan mampu menerapkan teknologi pada saat proses pembelajaran sedang berlangsung. Dalam meningkatkan kualitas pembelajaran pendidik dapat memilih salah satu model pembelajaran. Probelm Based Learning merupakan salah satu model pembelajaran yang baik untuk diterapakan dalam meningkatkan kemampuan peserta didik. Menurut DIRJEN DIKTI (dalam handout Cholisin 2006) Problem Based Learning merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang menggunakan masalah dunia nyata sebagai konteks bagi siswa untuk bellajar melalui berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah dalam rangka memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran. Dalam model pembelajaran Problem Based Learning ini dimana peserta didik mengalami dan mengkustruksi sendiri pengetahuan melalui masalah yang dihadapi sehingga peserta didik mampu untuk berpikir kritis dan memecahkan masalah yang dihadapi masing-masing kelompoknya, Sardiman (2011:20). Dalam Problem Based Learning terdapat sintak-sintak sebagai berikut yang harus diikuti selama proses pembelajaran berlangsung: (1) orietasi peserta didik pada masalah, (2) mengoraginsasikan peserta didik untuk belajar, (3) membimbing penyelidikan individu maupun kelompok, (4) mengembangkan dan menyajikan hasil, (5) menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Problem based learning dapat dipadukan dengan penggunakan berbagai media belajar yang dapat digunakan untuk kolabirasi antara peserta didik dan pendidik, dan antar peserta didik. Model pembelajaran Problem Based Learning yang dipadukan dengan media pembelajaran baik yang konvensial maupun berteknologi sangat membantu proses penyerapan pembelajaran.