Fasilitas SMAN1WURYANTORO

Upaya meningkatkan keselamatan lalu lintas di kawasan depan SMA Negeri 1 Wuryantoro terus dilakukan. Pada Kamis (9/7/2026), Balai Pengelola Sarana Prasarana Perhubungan (BPSPP) Wilayah Surakarta yang merupakan kantor perwakilan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah melaksanakan pemasangan pita kejut (rumble strip) di ruas jalan depan SMA Negeri 1 Wuryantoro.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari permohonan yang telah diajukan oleh pihak sekolah pada tahun 2025. Setelah melalui proses koordinasi dan kajian teknis, pemasangan pita kejut akhirnya dapat direalisasikan sebagai salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap keselamatan pengguna jalan, khususnya di lingkungan pendidikan.

Jalan yang berada tepat di depan SMA Negeri 1 Wuryantoro merupakan jalan provinsi yang memiliki tingkat kepadatan lalu lintas cukup tinggi. Setiap hari, jalur tersebut dilalui berbagai jenis kendaraan, mulai dari sepeda motor, mobil pribadi, kendaraan angkutan umum, hingga kendaraan berat. Kondisi tersebut menuntut adanya sarana pendukung keselamatan lalu lintas yang mampu mengingatkan pengendara untuk mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan.

Selain tingginya volume kendaraan, lokasi tersebut juga memiliki potensi risiko kecelakaan yang cukup besar. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah kecelakaan lalu lintas terjadi di sekitar kawasan sekolah. Sebagian besar kejadian disebabkan oleh kelalaian pengendara, seperti kurang memperhatikan kondisi jalan, melaju dengan kecepatan tinggi, maupun kurang waspada terhadap aktivitas penyeberangan siswa dan masyarakat sekitar.

Pita kejut yang dipasang berfungsi memberikan getaran dan suara ketika kendaraan melintas di atasnya. Efek tersebut diharapkan dapat menjadi peringatan bagi pengendara untuk menurunkan kecepatan sebelum memasuki area yang membutuhkan perhatian lebih tinggi. Dengan demikian, risiko kecelakaan dapat diminimalkan dan keselamatan seluruh pengguna jalan dapat lebih terjamin.

Kepala SMA Negeri 1 Wuryantoro, Yuli Rusmiyanti, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas realisasi pemasangan pita kejut tersebut. Menurutnya, langkah yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah melalui BPSPP Wilayah Surakarta merupakan bentuk dukungan nyata terhadap terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

“Sekolah sangat mengapresiasi hal tersebut. Semoga dengan adanya pita kejut dapat menekan potensi kecelakaan serta lebih membuat pengendara berhati-hati. Diharapkan nantinya dapat dilengkapi dengan rambu-rambu pendukung lainnya sehingga keselamatan pengguna jalan semakin meningkat,” ujar Yuli Rusmiyanti.

Pihak sekolah berharap keberadaan pita kejut tidak hanya memberikan manfaat bagi warga sekolah, tetapi juga bagi masyarakat umum yang setiap hari melintasi jalur tersebut. Keselamatan lalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan dukungan berbagai pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun pengguna jalan itu sendiri.

Dengan terealisasinya pemasangan pita kejut ini, SMA Negeri 1 Wuryantoro berharap kawasan depan sekolah menjadi lebih aman bagi siswa, guru, tenaga kependidikan, serta masyarakat sekitar. Langkah ini sekaligus menjadi bukti bahwa sinergi antara sekolah dan pemerintah dapat menghasilkan solusi nyata dalam menciptakan lingkungan yang lebih tertib, aman, dan berkeselamatan bagi semua pengguna jalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *